Tiba-tiba, aku berjalan mundur. Melihat rupa-rupa lalu. Akhirnya bertemulah dengan dia, yang bernama "perubahan". Katanya, kadang dia dipanggil juga dengan sebutan "berubah". Unik ya? Tapi juga aneh.
Dia itu apa, siapa, dan bagaimana sih? Dia mengaku bagian dari tiap fase hidupku. Sementara, aku yakin betul tidak pernah mengenal dia sebelumnya. Sungguh! Berjumpa saja tidak.
Aku harus berhati-hati dengan dia. Aku belum tahu, apakah dia baik atau jahat. Soalnya, setiap apapun dan siapapun yang didatangi, lalu dihampirinya, seketika menjadi berbeda. Contohnya, "Berubah" berkata kepadaku: "Dulu kamu kecil, sekarang sudah berubah menjadi besar. Dulu kamu suka menangis, sekarang berubah suka marah. Dulu kamu hitam, sekarang berubah jadi kuning langsat". Begitulah semua menjadi lain dibuatnya. Lantaran inilah, aku curiga. Barangkali, dia sangat jahat.
Kedatangannya tidak hanya membuat semua menjadi berbeda, namun juga melenyapkan apapun dan siapapun.
Coba dipikir! Kemana perginya aku yang dulu kecil? Kemana perginya aku yang dulu suka menangis, dan kemana perginya aku yang dulu hitam? Dia melenyapkannya. Dan dia pasti tidak akan memberitahu aku bagaimana semua itu bisa dia lakukan. Atau mungkin dia akan berpura-pura bisu hingga aku pun akan dibuatnya menghilang dari dunia ini. ~(Vita Balqis dan Perubahan)~
Senin, 17 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar