Senin, 17 Desember 2012

Painfully

Aku, Kamu, Dia, Kalian, Mereka, dan kita, pasti tersakiti. 

Karena hidup selalu berkutat diseputar pilihan.

Dimana ada yang memilih, dipilih (biasanya dengan sengaja atau memiliki 

alasan yang jelas), dan terpilih (biasanya tidak sengaja atau tidak terduga, bahkan kadang tanpa alasan yg cukup jelas sebelumnya).

Kemudian sisanya adalah yg tidak dipilih dan tidak terpilih bahkan ada yang tidak memilih, itu juga merupakan pilihan.

Jika berada di posisi terpilih dan dipilih, maka dekat dengan kebahagiaan dan kepuasan. 

Sebaliknya, jika diposisi tak terpilih dan tak dipilih, maka erat dengan rasa sakit dan kecewa.

Namun jika berada di posisi memilih dan tidak memilih, maka tak jauh dari kebimbangan. 

Semua punya resiko, bahkan kebahagiaan dan kepuasan pun memiliki kans yg besar untuk disambangi penderitaan dan kesakitan. 

Sebab, kebahagiaan yg dihasilkan dari suatu pilihan, akan melahirkan tanggungjawab yang besar. 

Lalu, pertanggungjawaban akan muncul dari tiap beban yg ada di dalam tanggungjawab itu.

Yang terkadang, kadar dari beban tanggungjawab itu, sama dengan kadar dari kebahagian yang diraih sebelumnya.

Apabila tidak mau dan mungkin, tidak mampu menerima resiko dari kebahagiaan, 

maka niscaya kesakitan besar akan menyapa dan menempati ruang dalam kehidupan dan menggeser kebahagiaan.

So, jangan pernah takut akan tersakiti... Sebab itu manusiawi. 

Bila hal itu datang, hadapi!

Tak perlu dipungkiri, tak perlu dihindari, namun juga jangan sengaja dicari-cari. 

Sebab jalan kehidupan seseorang punya polanya sendiri-sendiri. 

(pada 29 Mei 2010 pukul 16:13) 

0 komentar:

Posting Komentar